Guru SMP N 8 Kota Bima Ikuti Bimtek Pendampingan Inovasi Secara Daring
Kota Bima - Guru SMP N 8 Kota Bima, Khairunisa, SE mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Inovasi Kota Bima yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Bima secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh satuan pendidikan dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP se-Kota Bima. Bimtek ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya budaya inovasi di lingkungan satuan pendidikan sekaligus memberikan pendampingan dalam pengembangan dan penginputan inovasi.
Kegiatan diawali dengan pengantar dari Kepala Bidang Inovasi Brida Kota Bima, Bapak Syarif, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh satuan pendidikan serta guru yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, inovasi merupakan upaya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing satuan pendidikan. Setiap tugas dan tanggung jawab tentu memiliki tantangan dan permasalahan. Oleh karena itu, inovasi hadir sebagai solusi lokal untuk menangani masalah lokal sehingga dapat memberikan dampak positif bagi satuan pendidikan.
“Semua sekolah sebenarnya memiliki inovasi. Namun, yang menjadi tantangan adalah bagaimana inovasi tersebut dapat terus berkelanjutan,” ungkapnya.
Untuk mendukung keberlanjutan inovasi, diperlukan regulasi dan kebijakan yang mendukung, salah satunya dengan menganggarkan kegiatan inovasi dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Dengan demikian, inovasi tidak hanya berhenti sebagai sebuah gagasan atau kegiatan sesaat, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa salah satu kesulitan yang sering dihadapi oleh guru dalam mengembangkan inovasi adalah bagaimana memulai dan menuangkan inovasi tersebut dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu, pendampingan menjadi hal penting agar setiap inovasi yang telah dilakukan di sekolah dapat terdokumentasi dengan baik dan dikembangkan secara optimal.
Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Brida Kota Bima, Bapak Arif Roesman Efendi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa semangat berinovasi di lingkungan sekolah masih belum merata. Untuk itu, diperlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak agar budaya inovasi dapat tumbuh dan berkembang di seluruh satuan pendidikan.
Beliau juga menyampaikan harapan agar Kota Bima dapat terus meningkatkan prestasinya di bidang inovasi. Jika sebelumnya Kota Bima telah memperoleh predikat sebagai kota inovasi, maka pada tahun ini diharapkan dapat meraih predikat yang lebih tinggi sebagai kota yang semakin inovatif.
“Dukungan dari semua pihak sangat diharapkan untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Brida Kota Bima juga menegaskan bahwa Brida sangat terbuka untuk membantu pihak sekolah dalam proses pengembangan maupun penginputan inovasi. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memudahkan sekolah dan guru dalam mendokumentasikan berbagai inovasi yang telah dilakukan.
Keikutsertaan guru SMP N 8 Kota Bima dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk terus mengembangkan budaya inovasi di lingkungan sekolah. Berbagai inovasi yang lahir dari permasalahan dan kebutuhan nyata di sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan, didokumentasikan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan. NS