Kolaborasi Wali Kelas dan Guru BK Lakukan Kunjungan Rumah Jemput Peserta Susulan TKA 2026

Kota Bima - SMP N 8 Kota Bima terus berupaya menuntaskan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP/MTs Tahun 2026 hingga mencapai 100 persen keikutsertaan siswa. Pada hari Senin tanggal 11 Mei 2026, Wali Kelas IX C Yuyun Widiastuti, S.Pd didampingi guru BK Radaiyah, S.Pd dan Hadi Susanto, S.Pd melakukan kunjungan rumah di Kelurahan Pena Nae Kota Bima untuk menjemput salah satu peserta didik yang akan mengikuti susulan TKA 2026.

Siswa tersebut atas nama Rifki Anang Maulana. Ia dijadwalkan mengikuti susulan TKA karena nilai Matematika pada pelaksanaan TKA utama berada di bawah standar yang telah ditetapkan. Pihak sekolah sebelumnya telah memberikan pemberitahuan jauh-jauh hari agar yang bersangkutan mengikuti pelaksanaan susulan TKA, namun informasi tersebut ternyata belum disampaikan kepada orang tua atau bisa jadi dilupakan.

Saat tim sekolah mendatangi rumah siswa, kondisi rumah dalam keadaan kosong. Berdasarkan keterangan tetangga sekitar, Rifki bersama keluarganya sedang berada di ladang untuk panen jagung. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk meminta bantuan tukang ojek untuk menjemput ke lokasi ladang, namun hingga detik terakhir pelaksanaan TKA susulan hari pertama siswa tersebut belum juga hadir di sekolah.

Menghadapi kondisi tersebut, Proktor bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan akhirnya menyepakati bahwa Rifki Anang Maulana diberikan kesempatan mengikuti susulan pada hari kedua, Selasa tanggal 12 Mei 2026.

Pihak sekolah berharap wali kelas dapat kembali menginformasikan kepada siswa beserta keluarganya terkait jadwal susulan tersebut. Selain itu, guru yang lokasi rumahnya berdekatan dengan siswa juga diharapkan dapat membantu melakukan penjemputan sejak pagi hari sehingga pelaksanaan TKA di SMP N 8 Kota Bima dapat tuntas 100 persen.

Upaya yang dilakukan oleh wali kelas, guru BK, dan pihak sekolah tersebut merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap keberlanjutan pendidikan siswa. Sekolah tidak hanya berfokus pada pelaksanaan ujian semata, tetapi juga memastikan setiap peserta didik tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyelesaikan proses pendidikan dengan baik. NS