Kolaborasi Pembelajaran Berbasis Projek Oleh Guru dan Siswa SMP N 8 Kota Bima
SMP N 8 Kota Bima termasuk sekolah dengan beragam program intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Salah satu program yang aktif dilaksanakan adalah program intrakurikuler yakni Pembelajaran Berbasis Projek atau Project Based Learning yang disingkat PBL. Program yang dijalankan setiap hari sabtu ini bersifat kolaboratif baik antara koordinator projek, wali kelas, guru pendamping dan seluruh siswa. Di SMP N 8 Kota Bima dengan jumlah rombel 11 kelas terdapat 5 guru selaku koordinator projek. Program PBL ini juga membantu bapak/ibu guru sebagai jam tambahan dalam pemenuhan kekurangan jam sertifikasi guru.
Periode Januari sampai Juni diangkat tema tentang kepedulian Lingkungan. Dalam tiga bulan ini topik projek yakni pembuatan gorden kelas dengan harapan lingkungan kelas menjadi lebih indah dan cantik, anak anak lebih nyaman dalam melaksanakan proses belajar di kelas.
Pada projek ini tentu memiliki langkah langkah pelaksanaan yakni dimulai dari perencanaan, pembagian kelompok, penentuan kebutuhan projek lalu dilanjutkan dengan proses pengukuran, pengguntingan, proses jahit dan terakhir pemasangan. Projek ini akan berkelanjutan dengan anak anak merawat dan menjaga hasil yang telah mereka lakukan." Ibu guru berharap anak anak menjaga kebersihan dan tidak merusak hasil yang telah kalian buat," Ungkap Ibu Yuyun Widiastuti, S.Pd selaku wali kelas yang kebetulan lebih dulu dalam melakukan pemasangan gorden.
Tentunya setiap projek memberikan manfaat yang luar biasa bagi anak anak dan juga bagi sekolah. Adanya Kolaborasi memberikan penanaman pembelajaran kerja sama dan kekompakan yang baik antara warga sekolah. Hasil PBL memberikan dampak positif, anak anak semakin nyaman dan semangat dalam belajar, sekolah tentunya menjadi lebih indah dan cantik. Program Pembelajaran Berbasis projek ini juga membantu melatih dan menyiapkan anak anak dalam berkreatifitas untuk kehidupan masa depan.
Rh