OSIS SMP Negeri 8 Kota Bima Galang Dana untuk Keluarga Siswa yang Berduka

Kota Bima, 01 April 2026 – Wujud nyata kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SMP Negeri 8 Kota Bima. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bersama seluruh warga sekolah melaksanakan kegiatan penggalangan dana untuk membantu keluarga salah satu siswa, Mirwan, kelas VII B, yang tengah berduka atas meninggalnya orang tua tercinta pada dini hari tadi di Rumah Sakit Umum Daerah Bima.

Kegiatan penggalangan dana ini dilakukan secara spontan sebagai bentuk empati terhadap sesama. Para siswa yang tergabung dalam OSIS bergerak cepat mengoordinasikan aksi tersebut dengan penuh rasa kepedulian. Tidak hanya melibatkan siswa, penggalangan dana juga mendapat dukungan luas dari bapak dan ibu guru serta staf Tata Usaha yang dengan sukarela memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

Sejak pagi hari, suasana haru dan kebersamaan terasa di lingkungan sekolah. Para siswa menunjukkan rasa empati yang mendalam dengan turut serta menyisihkan sebagian uang saku mereka. Hal ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan telah tertanam dengan baik di lingkungan SMP Negeri 8 Kota Bima.

Dana yang berhasil dikumpulkan kemudian diserahkan langsung kepada keluarga Mirwan. Penyerahan bantuan tersebut diantarkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Khairunisa, SE, didampingi oleh Pembina OSIS, Ibu Fadlun, S.Pd, serta beberapa siswa perwakilan OSIS. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral bagi keluarga yang sedang berduka.

Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga Mirwan menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi penguat di tengah masa duka.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui aksi nyata seperti ini, siswa belajar tentang arti empati, gotong royong, dan pentingnya saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepala sekolah beserta seluruh civitas akademika SMP Negeri 8 Kota Bima berharap kegiatan semacam ini dapat terus ditumbuhkan sebagai budaya positif di lingkungan sekolah. Dengan demikian, siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.