Gebyar Ramadan SMP Negeri 8 Kota Bima Resmi Dibuka oleh Pengawas Pembina

Kegiatan gebyar ramadan di SMP Negeri 8 Kota Bima resmi dibuka pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pengawas Pembina, Hj. Sri Rahayu, S.Pd yang berlangsung di Musholla SMP Negeri 8 Kota Bima. Pembukaan kegiatan dihadiri oleh kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan Ramadan di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Hj. Sri Rahayu menyampaikan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, bulan Ramadan merupakan madrasah terbaik bagi setiap orang, khususnya para siswa, untuk meningkatkan keimanan, melatih kejujuran, dan pengendalian diri. Oleh karena itu beliau berkelakar dengan anak-anak, supaya jangan sembunyi-sembunyi makan atau minum saat menjalankan ibadah puasa, meski orang tua atau siapapun tidak melihat, tapi Allah SWT Maha Melihat apa yang kita lakukan.

Beliau sangat mengapresiasi berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 8 Kota Bima dalam rangka menyemarakkan Ramadan, seperti pembinaan keimanan dan berbagai lomba keagamaan yang diikuti oleh para siswa. Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat beribadah sekaligus membentuk karakter siswa yang lebih baik.

Melalui kegiatan Gebyar Ramadan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mampu meningkatkan keimanan dan akhlak mulia. Dengan pembinaan yang berkelanjutan di sekolah, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menambah semangat dan memotivasi para siswa yang mengikuti lomba, Hj. Sri Rahayu juga menitipkan hadiah bagi para pemenang. Beliau memberikan hadiah sebesar lima puluh ribu rupiah bagi juara pertama pada setiap mata lomba yang dipertandingkan. Setelah menyampaikan sambutan, Hj. Sri Rahayu secara resmi membuka kegiatan Gebyar Ramadan SMP Negeri 8 Kota Bima dengan harapan kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembinaan keimanan serta membentuk generasi muda yang berkarakter baik. NS