Kepala SMPN 8 Kota Bima Melakukan Pembinaan Guru serta Tenaga Teknis P3K PW

Kota Bima, 6 Maret 2026. Kepala SMP Negeri 8 Kota Bima, Erti Wilandari, S.Pd., memberikan pembinaan kepada guru dan tenaga teknis di lingkungan sekolah pada hari Jum'at, tanggal 6 Maret 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kedisiplinan dan kinerja seluruh warga sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruangan TU SMP N 8 Kota Bima dan diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan P3K paruh waktu. Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat komitmen bersama agar seluruh tenaga pendidik dan staf dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.

 

Dalam arahannya, Ibu Erti Wilandari menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas dalam melaksanakan tugas. Ia mengingatkan agar seluruh guru dan tenaga teknis selalu hadir di sekolah serta melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang telah diberikan. Menurutnya, absensi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja seorang pegawai.

 

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak menginginkan adanya “kehadiran siluman” di lingkungan sekolah. Apabila ada guru atau staf yang berhalangan hadir, diharapkan segera memberikan informasi melalui grup WhatsApp atau menyampaikan surat keterangan sakit. Hal tersebut penting dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab serta transparansi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pendidikan.

 

Selain itu, Kepala Sekolah juga mengajak seluruh guru dan tenaga teknis P3K paruh waktu untuk saling membantu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa ketidakdisiplinan dapat menjadi temuan yang dapat berdampak pada penilaian kinerja bahkan berujung pada kewajiban mengembalikan gaji yang telah diterima. Oleh karena itu, ia berharap seluruh warga sekolah dapat menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan ketulusan hati demi kemajuan SMP Negeri 8 Kota Bima.


Lebih lanjut Ibu Khairunisa, SE yang ikut mendampingi Kepala Sekolah pada pembinaan tersebut menyatakan untuk meningkatkan kinerja sebagai bentuk rasa syukur, jangan berkecil hati dengan nominal yang di terima, sebab rezeki itu keberkahan, nominal besar belum tentu menjadi indikator kebahagiaan, sebaliknya nominal kecil jika diterima dengan rasa syukur Insyaa Allah akan mencukupi kebutuhan. Komunikasi yang baik juga menjadi pertanda bahwa kita saling menghargai keberadaan satu sama lain di lembaga ini. NS