Meningkatkan Nilai Ibadah Ramadhan dengan Adab Yang Benar
Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan Ramadhan SMP Negeri 8 Kota Bima terus
bergulir dan berjalan dengan tertib. Hal tersebut didukung oleh kerja sama dan
kekompakan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, tenaga pendidik
dan kependidikan serta siswa. Dukungan orang tua siswapun sangat membantu
melancarkan kegiatan.
Pada hari kedua belas kegiatan diawali
dengan pembiasaan sholat dhuha berjama’ah, dilanjutkan dengan tadarus Al Quran
yang dipandu oleh Ibu Rosdiana, S.Pd.I selaku guru Agama sekaligus koordinator
kegiatan tadarusan. Tujuannya adalah meningkatkan keimanan, membina karakter
islami dan memperdalam kemampuan baca al-quran siswa. Harapannya selama
Ramadhan berlangsung bisa tercapai target khatam bersama.
Kegiatan selanjutnya adalah materi Ramadhan
yang disampaikan oleh Pak Marfuad, S.Ag. adapaun materi yang disampaikan
berkaitan dengan tata cara berwudhu dan adab makan minum. Dua materi ini
penting disampaikan agar nilai ibadah siswa lebih baik.
Berwudhu adalah tindakan bersuci untuk menghilangkan
hadats kecil menggunakan air bersih pada anggota tubuh tertentu (wajah, tangan,
sebagian kepala, dan kaki) sebagai syarat sah ibadah, khususnya salat. Karena itu,
berwudhu sangat perlu dilakukan dengan tata cara yang baik dan benar
sebagaimana disampaikan dalan Alquran
Surat Al Maidah ayat enam yang berarti Wahai orang-orang yang
beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan
tanganmu sampai ke siku, usaplah kepalamu, dan (basuh) kedua kakimu sampai
kedua mata kaki.
Supaya siswa lebih memahami tentang bagaimana cara berwudhu
yang baik, Pak Marfuad menggunakan metode simulasi. Hal tersebut bertujuan agar
siswa tidak hanya memahami teori tapi mampu mempraktekkan tata cara berwudhu
dengan baik dan benar.
Ketika berbuka dianjurkan dengan yang manis, terutama yang
manis alami seperti kurma, tujuannya memulihkan kadar gula darah yang turun
drastis selama puasa. Makanan manis menyediakan energi cepat, mengurangi rasa
lemas/pusing, serta mengembalikan stamina tubuh tanpa membuat lambung kaget
setelah beristirahat seharian.
Adapun adab makan dan minum, awali dengan membaca bismillahirrahmaanirrahim
dan doa sebelum makan, makan sambil duduk, gunakan tangan kanan, usahakan
mengunyah lebih dari tujuh kali, mengambil makanan yang posisinya paling dekat,
tidak berlebihan dan tidak mencela makanan. NS