Gebyar Kemerdekaan SMP N 8 Kota Bima Hari Kedua, Semangat Gotong Royong dan Kompetisi Semakin Meriah

Kota Bima, 14 Agustus 2026 — Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di SMP N 8 Kota Bima memasuki hari kedua dengan suasana yang penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan. Seluruh warga sekolah turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus menyambut tim penilai Lomba BISA Kota Bima 2026.

Kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah. Guru, tenaga kependidikan, dan siswa bersama-sama membersihkan dan menata berbagai sudut lingkungan sekolah. Mereka saling bekerja sama dan mengingatkan bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki dan dipercantik.

Semangat gotong royong semakin terlihat ketika warga sekolah memasang spanduk serta berbagai pernak-pernik bernuansa kemerdekaan. Penataan lingkungan dilakukan dengan penuh antusias agar suasana sekolah semakin semarak dan siap menyambut kedatangan tim penilai Lomba BISA Kota Bima 2026.

Setelah kegiatan bersih-bersih dan penataan lingkungan selesai, kemeriahan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Perlombaan hari kedua diawali dengan lomba lari kelereng bagi siswa dan estafet bola bagi bapak/ibu guru dan tenaga kependidikan.

Sejak perlombaan dimulai, suasana sekolah berubah menjadi semakin meriah. Siswa, guru, dan tenaga kependidikan menunjukkan antusiasme yang tinggi. Sebagian tampil sebagai peserta, sementara yang lainnya memberikan dukungan sebagai suporter. Sorak-sorai dan dukungan dari masing-masing kelas maupun tim membuat suasana perlombaan semakin semarak.

Dalam lomba lari kelereng, para peserta dituntut tidak hanya memiliki kecepatan, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan dan konsentrasi. Adu strategi dan kecepatan terlihat sejak babak penyisihan hingga pertandingan berlangsung semakin sengit pada babak semifinal dan final.

Setelah melalui seluruh tahapan pertandingan, mulai dari babak penyisihan, semifinal hingga final, lomba lari kelereng putra berhasil dimenangkan oleh kelas 9B, sementara juara lari kelereng putri diraih oleh kelas 7C. Keberhasilan tersebut disambut dengan penuh kegembiraan oleh para peserta dan pendukung masing-masing kelas.

Keseruan juga tidak kalah terlihat dalam perlombaan estafet bola yang diikuti oleh bapak/ibu guru dan tenaga kependidikan. Perlombaan ini menjadi momen yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kekompakan antarwarga sekolah. Dengan penuh semangat, masing-masing tim berusaha menyusun strategi terbaik untuk menjadi pemenang.

Setelah persaingan berlangsung seru dan penuh gelak tawa, tim Bahasa Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang dalam perlombaan estafet bola guru dan tenaga kependidikan.

Rangkaian kegiatan Gebyar Kemerdekaan hari kedua ini menjadi bukti bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat gotong royong, kekompakan, sportivitas, kreativitas, dan rasa cinta tanah air. NS