Pertemuan Rutin MKKS SMP Kota Bima Perkuat Komitmen Penuntasan Baca Tulis Hitung dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Kota Bima - Kepala SMP Negeri 8 Kota Bima, Erti Wilandari, S.Pd., menghadiri pertemuan rutin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Bima yang dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di SMP Negeri 13 Kota Bima. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Bunda Literasi Kota Bima Hj. Badrah Ekawati, SE., S.Tr.Keb., Kabid Dikdas Dikpora Kota Bima Ahmad Yani, S.Pd., Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima Dr. H. Juanda, Ketua MKPS Irfan, M.Pd., serta para kepala sekolah SMP negeri dan swasta yang tergabung dalam MKKS Kota Bima.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima, Dr. H. Juanda. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa guru dan kepala sekolah memiliki peran yang sangat menentukan terhadap kualitas pendidikan di sekolah. Kepala sekolah juga menjadi salah satu penggerak utama dalam membangun inovasi dan mengembangkan berbagai program sekolah.

Beliau mengingatkan agar delapan standar nasional pendidikan dapat dilaksanakan dengan baik sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi sekolah. Pelaksanaan seluruh program pendidikan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab sehingga sekolah mampu mencapai tujuan dan menghasilkan pendidikan yang berkualitas.

Selanjutnya, Ketua MKPS Kota Bima, Irfan, M.Pd., menekankan pentingnya pembinaan baca tulis bagi siswa yang belum memiliki kemampuan membaca. Sekolah diharapkan memiliki program yang terencana dengan menetapkan Surat Keputusan (SK) pembina, menyusun jadwal pembinaan, menentukan target capaian, serta melakukan evaluasi secara berkala terhadap program yang telah dilaksanakan.

Selain itu, beliau mengingatkan kepala sekolah agar membuka dan memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai instrumen untuk memahami kondisi dan capaian sekolah. Data dalam Rapor Pendidikan dapat menjadi dasar dalam menentukan program perbaikan dan pengembangan sekolah secara lebih tepat.

Sementara itu, Kabid Dikdas Dikpora Kota Bima, Ahmad Yani, S.Pd., menekankan pentingnya penuntasan kemampuan baca, tulis, dan hitung (calistung) bagi seluruh siswa. Sekolah diminta memberikan perhatian serius kepada siswa yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar tersebut.

Dalam menghadapi berbagai persoalan di sekolah, Ahmad Yani juga mengingatkan kepala sekolah agar mampu menyelesaikannya dengan bijak melalui komunikasi dan koordinasi yang baik. Terkait program revitalisasi sekolah, beliau meminta agar seluruh proses dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Konsolidasi, komunikasi, dan koordinasi menjadi hal penting agar pelaksanaan revitalisasi menghasilkan kualitas pekerjaan yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Ahmad Yani, S.Pd., sekaligus membuka secara resmi kegiatan pertemuan rutin MKKS SMP Kota Bima tersebut.

Pada kesempatan berikutnya, Bunda Literasi Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati, SE., S.Tr.Keb., menyampaikan perhatian khusus terhadap persoalan masih adanya siswa SMP yang belum mampu membaca. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan salah satu masalah krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh sekolah.

Beliau mengajak sekolah untuk terlebih dahulu menganalisis penyebab siswa belum mampu membaca, kemudian menyusun program pembinaan yang jelas, menetapkan target, serta memastikan adanya pendampingan sampai kemampuan membaca siswa benar-benar tuntas. Sekolah juga diharapkan dapat saling belajar dan berbagi pengalaman mengenai berbagai program baca tulis yang telah dikembangkan di masing-masing sekolah.

Selain literasi baca tulis, Hj. Badrah juga menyampaikan pentingnya pengembangan pembelajaran mengaji dan bahasa Arab melalui kerja sama dengan Baznas. Menurutnya, berbagai inovasi perlu terus dikembangkan untuk mempermudah guru dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada siswa.

Dalam bidang kesehatan dan lingkungan sekolah, beliau mengingatkan agar kantin sekolah menyediakan makanan yang sehat bagi siswa. Hubungan antara sekolah dan orang tua juga perlu diperkuat, terutama dalam mendampingi penggunaan telepon genggam. Orang tua dapat mengajak anak untuk menceritakan kembali apa yang mereka tonton melalui HP sehingga aktivitas tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga dapat diarahkan sebagai bagian dari pembelajaran literasi.

Hj. Badrah juga mengimbau seluruh warga sekolah untuk memperhatikan kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap berbagai penyakit menular, termasuk TBC dan HIV.

Pertemuan rutin MKKS SMP Kota Bima ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara kepala sekolah, MKPS, Dikpora, Dewan Pendidikan, dan berbagai pihak terkait. Berbagai arahan yang disampaikan diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh masing-masing sekolah melalui program yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, khususnya dalam penuntasan kemampuan baca tulis hitung serta peningkatan mutu pendidikan di Kota Bima. NS