IMTAQ SMP N 8 Kota Bima: Menjaga Lisan, Menjaga Persaudaraan
Kota Bima — Kegiatan pembinaan Iman dan Takwa (IMTAQ) kembali dilaksanakan di Musholla SMP N 8 Kota Bima pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membina serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.
Kegiatan IMTAQ dipimpin oleh Bapak Marfuad, S.Ag. selaku pembina IMTAQ. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat dan penuh kekhusyukan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah secara bersama-sama yang ditujukan untuk kedua orang tua, bapak dan ibu guru, serta seluruh peserta didik. Melalui doa tersebut, diharapkan Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dalam kehidupan serta mengampuni dosa-dosa seluruh keluarga besar SMP N 8 Kota Bima.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin bersama, doa, serta kultum yang disampaikan oleh Bapak Marfuad, S.Ag. Dalam tausiyahnya, Bapak Marfuad menyampaikan bahwa dalam dua pekan terakhir terdapat beberapa persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah. Beberapa di antaranya dipicu oleh kebiasaan saling mengejek, memanggil teman dengan menyebut nama orang tua, serta menggunakan kata-kata yang tidak baik. Hal-hal tersebut akhirnya memicu kesalahpahaman, pertengkaran, bahkan menyebabkan orang tua datang ke sekolah untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.
Oleh karena itu, beliau mengingatkan seluruh siswa agar senantiasa menjaga lisan dan berhati-hati dalam bertutur kata. Menurutnya, ucapan yang tidak dijaga dapat melukai perasaan orang lain dan menimbulkan dampak yang lebih besar. perumpamaannya, “Lisan itu lebih tajam daripada pedang.”
Bapak Marfuad juga mengisahkan peristiwa Isra Mikraj, ketika Rasulullah Muhammad SAW melihat orang-orang yang memakan daging saudaranya sendiri. Setelah dijelaskan, mereka adalah orang-orang yang semasa hidupnya gemar menggunjing atau melakukan ghibah. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa agama Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga lisan, menghindari perkataan buruk, serta tidak membicarakan keburukan orang lain.
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya menjaga diri dan keluarga dari api neraka sebagaimana firman Allah SWT:
“Y? ayyuhalladz?na ?man? q? anfusakum wa ahl?kum n?r?”, yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6)
Melalui kegiatan IMTAQ ini, diharapkan seluruh siswa SMP N 8 Kota Bima dapat semakin memahami pentingnya menjaga perkataan, menghormati sesama, menghindari perilaku saling mengejek dan menggunjing, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, harmonis, dan penuh persaudaraan. NS