Ketua OSIS SMPN 8 Kota Bima Ikuti Forum Anak di Lapangan 2026, Tingkatkan Pemahaman Hak Anak dan Pengembangan Potensi Diri

Kota Bima – Ketua OSIS SMPN 8 Kota Bima, Muhammad Fathir, mengikuti kegiatan Forum Anak di Lapangan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima pada Minggu, 21 Juni 2026, mulai pukul 07.30 WITA hingga selesai. Kegiatan tersebut berlangsung di Museum Asi Mbojo dan mengangkat tema "Aku Anak, Aku Berhak: Tubuh, Hak, dan Potensiku."

Forum Anak di Lapangan merupakan wadah edukatif yang bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai hak-hak anak, pentingnya perlindungan diri, serta mendorong peserta untuk mengenali, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus OSIS dan anggota PIK-R dari 10 SMP dan SMA/sederajat terpilih di Kota Bima.

Selama kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi yang membahas hak anak, perlindungan terhadap kekerasan, pentingnya menjaga kesehatan diri, serta pengembangan karakter dan potensi generasi muda. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat berpartisipasi aktif dalam setiap sesi diskusi.

Selain penyampaian materi, panitia juga menghadirkan berbagai permainan tradisional yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Beberapa permainan yang dimainkan antara lain mpa'a gopa, lomba estafet sarung, balap karung, dan lempar batu. Melalui permainan tersebut, peserta diajak membangun kerja sama tim, meningkatkan komunikasi, memperkuat kekompakan, serta melatih sportivitas.

Pemilihan permainan tradisional ini juga menjadi upaya untuk memperkenalkan kembali permainan warisan budaya kepada generasi muda sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan telepon genggam. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, dengan seluruh peserta antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

Muhammad Fathir mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena selain memperoleh pengetahuan baru mengenai hak-hak anak dan perlindungan diri, ia juga mendapatkan pengalaman berharga melalui berbagai aktivitas kelompok serta berkesempatan menjalin pertemanan dengan peserta dari sekolah lain di Kota Bima.

Pihak SMPN 8 Kota Bima mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada siswanya untuk mengikuti kegiatan tersebut. Sekolah menilai Forum Anak di Lapangan merupakan kegiatan yang sangat positif karena mampu memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan sosial, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan kesadaran siswa akan hak, tanggung jawab, dan potensi yang dimiliki.

Melalui keikutsertaan dalam Forum Anak di Lapangan Tahun 2026, diharapkan Muhammad Fathir dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dengan menyebarluaskan pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya kepada teman-teman sesama siswa. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk investasi penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, mandiri, serta mampu berkolaborasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat. NS