Guru SMPN 8 Kota Bima Ikuti IHT Pembuatan Modul Ajar yang Diselenggarakan PLSCC PGRI Kota Bima
Kota Bima, 16 Juni 2026 – Guru SMPN 8 Kota Bima, Khairunisa, S.E., mengikuti kegiatan In House Training (IHT) Pembuatan Modul Ajar yang diselenggarakan oleh PLSCC PGRI Kota Bima pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh guru dari berbagai jenjang pendidikan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam (PM) dan menyusun perangkat ajar yang berkualitas.
Setelah kegiatan pembukaan, peserta dibagi ke dalam tiga kelas belajar, yaitu kelas PAUD/TK, kelas SD, dan kelas SMP/SMA. Pada kelas SMP/SMA, materi disampaikan oleh para fasilitator Pembelajaran Mendalam yang telah mendapatkan pelatihan khusus, yaitu Ibu Sukrawati, S.Sos., guru SMA Negeri 1 Kota Bima, dan Bapak Fris Wahyuddin, S.Pd., Kepala SMP Negeri 14 Kota Bima.
Dalam pemaparannya, Ibu Sukrawati menyampaikan materi tentang strategi implementasi Pembelajaran Mendalam (PM), mulai dari konsep dasar, prinsip-prinsip pelaksanaan, hingga penerapannya dalam proses pembelajaran di kelas. Sementara itu, Bapak Fris Wahyuddin berbagi praktik baik mengenai implementasi pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung pelaksanaan Pembelajaran Mendalam.
Khairunisa, S.E. mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, IHT ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep PM serta implementasinya dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM).
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena saya menjadi lebih memahami tentang Pembelajaran Mendalam dan implementasinya dalam pembuatan RPM. Penyusunan perangkat pembelajaran menjadi lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, kami juga mendapatkan wawasan tentang bagaimana memanfaatkan teknologi dan AI dalam penyusunan RPM,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan AI dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu guru bekerja lebih efektif dan efisien. Menurutnya, AI diciptakan untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan, sehingga guru dapat lebih fokus pada proses pembelajaran dan pengembangan potensi peserta didik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin siap mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam di satuan pendidikan masing-masing serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. NS