Kota Bima — Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, memberikan pesan khusus kepada kepala sekolah dan seluruh civitas akademika SMP Negeri 8 Kota Bima dalam kegiatan Gelar Karya dan Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 pada hari Kamis tanggal 4 Juni 2026 kemarin..
Dalam arahannya, Wali Kota Bima menyoroti kecenderungan masyarakat yang semakin memilih lembaga pendidikan berbasis keagamaan, seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs) setelah tamat SD, serta Madrasah Aliyah (MA) setelah tamat SMP. Hal ini menurutnya tidak lepas dari kuatnya program pembinaan karakter dan keagamaan di sekolah-sekolah tersebut.
Ia kemudian mendorong agar SMPN 8 Kota Bima dapat memperkuat program pembinaan karakter melalui pembentukan kelas tahfidz. Dalam gagasannya, siswa diharapkan minimal telah menghafal Juz 30 saat lulus SMP, bahkan jika memungkinkan dapat melebihi target tersebut.
Usulan tersebut langsung mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala sekolah menyatakan siap menindaklanjuti arahan tersebut dan akan segera melakukan penggodokan program untuk diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang.
Sebenarnya, program tahfidz di SMPN 8 Kota Bima telah berjalan sejak dua tahun terakhir. Namun demikian, pihak sekolah mengakui bahwa pelaksanaannya masih perlu dievaluasi dan diperkuat agar hasilnya lebih optimal dan sesuai dengan target pembinaan karakter yang diharapkan.
Dengan adanya penguatan program ini, diharapkan SMPN 8 Kota Bima tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang unggul dalam akademik, tetapi juga mampu mencetak lulusan yang berkarakter, religius, dan berdaya saing tinggi. NS