Rapat Rutin MKKS Kota Bima Bahas Program Inklusif dan Persiapan FLS3N 2026
Kota Bima – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Bima kembali menggelar pertemuan rutin untuk bulan April 2026 yang bertempat di SMP Negeri 8 Kota Bima pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala SMP negeri dan swasta se-Kota Bima, sebagai wadah koordinasi dan penguatan program pendidikan di daerah.
Rapat secara resmi dibuka oleh Ketua MKKS Kota Bima, Abdi, S.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antar sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, termasuk penguatan program-program prioritas yang berdampak langsung pada peserta didik.
Dalam pertemuan tersebut, dihasilkan sejumlah keputusan penting. Salah satunya adalah penegasan kembali pelaksanaan program pendidikan inklusif di masing-masing sekolah. Meskipun program ini telah berjalan, para kepala sekolah sepakat bahwa perlu adanya penajaman dan peningkatan kualitas implementasi agar lebih optimal dalam melayani kebutuhan semua peserta didik.
Selain itu, rapat juga membahas persiapan pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Bima yang akan segera digelar. Sekolah-sekolah diimbau untuk mulai mempersiapkan peserta didik terbaiknya agar dapat berpartisipasi secara maksimal dalam ajang tersebut.
Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah pemanfaatan program inklusi sebagai salah satu komponen dalam penambahan jam sertifikasi guru, dengan catatan harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi guru untuk lebih aktif dalam pelaksanaan program inklusif.
Dalam forum tersebut juga disampaikan adanya undangan untuk menghadiri pembukaan dan penyelenggaraan turnamen sepak bola tingkat Kota Bima, yang diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar sekolah sekaligus mendukung pengembangan bakat siswa di bidang olahraga.
Pada sesi usul dan saran, Kepala SMP Negeri 3 Kota Bima mengusulkan agar pelaksanaan rapat rutin MKKS tidak dilaksanakan pada jam-jam rawan, sehingga bisa diikuti dengan suasana yang lebih segar. Sementara itu, Kepala SMP Negeri 9 Kota Bima mengusulkan perlunya kesepakatan bersama dalam pengelolaan dan pendanaan anggaran sekolah, guna menghindari kesalahan dalam penggunaan anggaran serta memastikan proses penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) berjalan dengan tertib dan lancar.
Pertemuan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan hasil rapat ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas manajemen sekolah serta memperkuat kolaborasi antar kepala sekolah di Kota Bima. NS