Pengawas Beri Pengarahan Pasca Verval, Dorong Peningkatan Mutu di SMPN 8 Kota Bima
Kota Bima – Pengawas pendamping satuan pendidikan SMP Negeri 8 Kota Bima, Hj. Sri Rahayu, S.Pd., memberikan pengarahan kepada guru dan tenaga kependidikan setelah pelaksanaan verifikasi dan validasi (verval) administrasi serta manajerial selesai dilaksanakan.
Dalam arahannya, beliau mengawali dengan mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat, kesehatan, dan kesempatan sehingga kegiatan verval bagi guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dapat berjalan dengan baik sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Dikpora Kota Bima.
Beliau menegaskan bahwa pengawas memiliki peran penting dalam memastikan seluruh program berjalan optimal, baik dari sisi manajerial maupun akademik. Oleh karena itu, saat ini para pengawas semuanya turun langsung ke sekolah binaan untuk melakukan pembinaan dan pendampingan secara menyeluruh.
Hj. Sri Rahayu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala SMPN 8 Kota Bima beserta seluruh guru dan tenaga kependidikan atas kerja sama yang baik dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Secara khusus, beliau memberikan penghargaan atas prestasi SMPN 8 Kota Bima yang berhasil meraih juara III lomba kebersihan tingkat Kota Bima.
“Prestasi ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Budaya bersih harus terus dibangun, seperti membiasakan memungut sampah yang terlihat dan melibatkan siswa secara aktif agar terbentuk karakter cinta kebersihan. Siswa yang rajin perlu diberikan apresiasi sebagai bentuk motivasi,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang telah dilaksanakan, beliau menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat melakukan monitoring secara langsung karena bertepatan dengan tugas sebagai juri lomba kebersihan. Namun demikian, beliau menekankan pentingnya menjadikan hasil TKA sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
“Kita perlu memastikan kemampuan dasar siswa, terutama dalam membaca. Selain itu, soal yang diberikan hendaknya bersifat analitis agar siswa terbiasa berpikir kritis. Hasil TKA merupakan cerminan dari proses pembelajaran yang kita lakukan di kelas,” tambahnya.
Berdasarkan hasil verval, secara umum seluruh guru telah memiliki administrasi yang lengkap. Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, di antaranya analisis hari belajar efektif, penyusunan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), serta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang belum sepenuhnya menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam.
Untuk itu, beliau mendorong agar temuan tersebut segera ditindaklanjuti melalui kegiatan komunitas belajar, baik dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada di sekolah maupun dengan menghadirkan narasumber dari luar yang kompeten.
Di bidang manajerial, beliau juga menyarankan agar sekolah menyediakan papan informasi GTK yang dilengkapi dengan foto sebagai bentuk transparansi dan penguatan manajemen sekolah.
Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan seluruh warga SMPN 8 Kota Bima dapat terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan pendidikan demi mencetak generasi yang unggul dan berkarakter. NS