Kerja Sama SMPN 8 Kota Bima dan PT Yakult Indonesia : Dukung Kesehatan Siswa dan Program Lingkungan
Kota Bima – Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Kota Bima, Erti Wilandari, S.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Khairunisa, S.E., menerima kunjungan Bapak Edy Hermansyah selaku perwakilan Bagian Sponsor PT Yakult Indonesia untuk wilayah Bima, Dompu, dan Sumbawa pada Hari Senin Tanggal 13 April 2026 bertempat di Ruang Kepala Sekolah SMP N 8 Kota Bima.
Dalam pertemuan tersebut, Bapak Edy Hermansyah yang akrab disapa Pak Edy menyampaikan program kerja sama antara PT Yakult Indonesia dengan sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional mereka. Salah satu bentuk kerja sama yang ditawarkan adalah pemberian minuman Yakult gratis kepada siswa SMPN 8 Kota Bima sebagai upaya mendukung kesehatan peserta didik.
Kepala SMPN 8 Kota Bima, Erti Wilandari, menyambut baik program tersebut dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa, khususnya dalam menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan kesadaran hidup sehat.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Khairunisa, menambahkan bahwa SMPN 8 Kota Bima juga memiliki program pengurangan limbah plastik di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah mengusulkan adanya dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Yakult Indonesia, berupa pengadaan tempat sampah serta pembinaan bagi guru dalam mengolah limbah menjadi barang bernilai ekonomis.
Menanggapi hal tersebut, Pak Edy menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah dan menyatakan akan meneruskan usulan tersebut kepada pihak manajemen PT Yakult Indonesia untuk ditindaklanjuti.
Di akhir pertemuan, disepakati bahwa kegiatan pembagian minuman Yakult gratis akan dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2026, bertepatan dengan kegiatan Aksi Bergizi di SMPN 8 Kota Bima. Selain itu, PT Yakult Indonesia juga diberikan izin untuk menawarkan produk kepada para guru, serta akan menyediakan souvenir gratis sebagai bagian dari kegiatan tersebut.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mendukung kesehatan siswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan berkelanjutan.